PROYEK NILAM ( AGRIWIRA MANDIRI SEJAHTERA )

DR

Setelah agak bersusah payah membagi waktu kerjaan di Sukoharjo dengan proyek penanaman nilam di Mangunan Bantul bersama tim Agriwira Mandiri Sejahtera,  akhirnya hari Minggu tgl 28 Juli kemaren, saya sedikit bisa bernafas lega. Ya, tanaman nilam yang kita tanam ternyata relatif baik untuk perkembangannya, padahal intensitas kita untuk monitoring dirasa kurang dan ini membuktikan bahwa nilam memang kategori tanaman yang tidak begitu ‘rewel’ dalam proses budidayanya.

FR

Umur 3 bulan sudah terasa sangat menyenangkan melihat pertumbuhannya, walaupun ada yang tidak begitu seragam, tapi secara keseluruhan saya pikir masuk kategori bagus, Ternyata bibit hasil stek pucuk  memang sangat baik, setelah kita membandingkan dengan bibit sebelumnya hasil cabutan saja yang ternyata banyak yang mati. Dan semoga, proyek ini bisa berjalan dengan baik dan harapan kita di tim Agriwira Mandiri Sejahtera untuk memberdayakan lahan kurang produktif dan masyarakat daerah Mangunan bisa tercapai. Amin 3 x

Salam Nilam

Salam Pertanian

Posted in Entrepreneur, Pertanian | Tagged , , | Leave a comment

Kunjungan ke Randulanang Klaten

Masih mengebu – gebu untuk memantapkan dan mencari referensi tentang Nilam. Akhirnya, setelah mencari informasi dari sana sini, saya mendapatkan alamat sentra tanaman Nilam di Klaten, alamat tepatnya di Randulanang. Pas di sela – sela kerja penyuluhan kemitraan di Klaten, saya sempat – sempatkan deh hari ini berkunjung ke tempat tersebut.

Awalnya perjalanan ke Randulanang terasa biasa saja, tapi setelah memasuki kawasan Randulanang, saya agak terkejut dengan landscape pertanian yangs saya lihat. Tanaman ketela pohon (Manihot utilisimma) /ubi kayu / singkong / pohong (jawa) di tempat ini sudah dibudidayakan sebagai tanaman utama dengan cara teknis lahan cukup baik. Jarang – jarang di Klaten, tanaman ini bisa menjadi tanaman utama. Dari informasi warga sekitar, ternyata singkong dan tebu menjadi tanaman pokok di Randulanang secara turun menurun dari jaman dulu. Untuk Tebu mereka pasarkan ke pabrik Gula  seperti Gondang Legi dan Madukismo Bantul, dan untuk singkong mereka pasarkan ke pasar, ditebas oleh tengkulak atau mereka gunakan untuk pakan ternak. Sayang saya tidak sempat mengetahui lebih lanjut tentang varitas dan cara budidaya ketela pohon ini, karena keburu waktu dan fokus utama memang nilam. Tapi pasti akan saya kunjungi balik daerah ini  khusus untuk belajar all about singkong karena memang saya sudah tertarik membudidayakan tanaman ini sejak lama.

Foto-0313

  Kebun Ketela Pohon di Randu Lanang

Continue reading

Posted in Kunjungan, Pertanian, Study | Tagged , , | 4 Comments

Kunjungan ke Penyulingan Minyak Kenanga Boyolali

Oleh : Chandra Tama

Di sela  - sela tugas kerja penyuluhan hari ini di Boyolali, saya sangat beruntung, ternyata di dekat tempat penyuluhan terdapat sentra penyulingan minyak atsiri dari Kenanga. Berhubung saya baru getol – getolnya mempelajari prospek minyak atsiri dari berbagai komoditas. Tanpa pikir panjang, ane sempetin deh berkunjung dan tanya dengan para ahlinya di tempat tersebut.

Foto-0298

Sebelumnya, mari kita mengenal dulu tanaman ini. Kenanga (Cananga odorata) adalah nama bunga dari pohon yang memiliki nama yang sama. Di dunia terdapat beberapa jenis kenanga, antara lain Cananga odorata, Cananga latifolia, Cananga scorthecini King, Cananga brandisanum Safford. Tanaman kenanga yang terdapat di Indonesia adalah kenanga jenis Cananga odorata. Tanaman ini dapat tumbuh baik di seluruh Indonesia dengan ketinggian daerah di bawah 1.200 m. Pada umumnya berbentuk pohon atau perdu berkulit serat. Daun tersusun berseling, berbentuk agak bulat telur dengan ujung meruncing dan berdasar bundar serta bertulang menyirip.

Continue reading

Posted in Pengetahuan Umum, Pertanian | Tagged , | 4 Comments

Kuliah Pertanian Yukk….

 Mau Sukses Sekaligus Membangun Bangsa?
Ambil Jurusan Pertanian

Oleh : Chandra Tama

Sekilas Pertanian Indonesia

Saat ini pertanian di Indonesia berada pada kondisi memprihatinkan di berbagai sub bidangnya. Kurangnya pengelolaan yang serius disinyalir menjadi penyebab kemunduran pertanian kita. Padahal, di berbagai negara seperti China, India, Jepang, Korea, Brazil, bahkan Thailand sudah sadar pentingnya sektor ini dan mereka sangat serius mengelola pertaniannya. Apabila dibandingkan dengan mereka, sebenarnya kita tidak kalah sumber daya dibandingkan negara – negara tersebut. Hal itu merupakan stimulus dan tantangan bagi kita untuk memperbaikinya dan menjadikan pertanian berjaya seperti sedia kala. Oleh karena itu, melalui tulisan ini, akan saya berikan beberapa alasan yang akan membantu menginformasikan kepada kalian,  betapa prospek kuliah di bidang pertanian sangat mempunyai masa depan yang cerah.

Continue reading

Posted in Opini, Pertanian | Tagged , , , | Leave a comment

Tanam Bawang Merah Tuk – Tuk (@IdBerkebun @SoloBerkebun)

166532_400534426663922_960614885_nHmmmmm, pada hari ini, Jumat, 29 Maret 2013, bertepatan dengan awal libur panjang, akhirnya bisa menyemai benih bawang merah tuk – tuk yang sempet nganggur beberapa hari :) . Buat temen – teman yang belum tahu, saya melakukan ini sebagai partisipasi  meramaikan lomba tanam bawang merah tuk – tuk yang diadakan komunitas Indonesia Berkebun yang bekerjasama dengan PT. East West Seed selaku pemegang cap Panah Merah.

Foto-0180

Pada penyemaian benih tuk – tuk ini, saya menggunakan media tanam campuran arang sekam, kompos, pupuk kandang, dan pasir yang saya beli di nursery tanaman dekat rumah. Awalnya ingin menggunakan bak plastik untuk tempat semai benih, tapi ketika cari di gudang, ternyata masih ada tray bekas kemaren bibitin adenium yang masih nganggur. Berdasarkan pertimbangan agar benih semai bisa tumbuh lebih rapi dan teratur, akhirnya saya memilih tray tersebut.

Segera deh, saya ambil media dan  saya mulai memasukkannya ke setiap hole tray. Setelah hole dirasa  cukup terisi, saya membasahi media menggunakan spray kecil  agar kebutuhan air awal benih tersedia.

foto tuk2Memasukkan media ke lubang tray

Foto-0199aMelembabkan media tanam

Setelah itu lanjut ke pembuatan lubang tanam dengan kedalaman kurang lebih 1 – 1,5 cm, agar plumula (calon tunas) tidak sukar untuk menembus permukaan media. Selesai, langsung masukin saja benih ke lubang tray. Dengan pertimbangan ukuran benih dan memberikan ruang yang cukup lega untuk embrio benih tumbuh, per lubang tanam saya masukkan 4 – 5 benih.

Foto-0200aPengisian benih ke lubang tanam

Foto-0202a                                             Persemaian selesai

Yuuuup, sudah selesai acara nyemai benih hari ini, let see what happen about 1 week again. Kalo diliat dari label benihnya sih, daya tumbuh dari benih ini 80% dan semoga saja seperti itu ya :) . Untuk fase – fase tumbuh berikutnya akan saya aplot segera. Salam Berkebun.

Menyambung tulisan diatas, janji saya aplot bawang tuk – tuk umur 1 minggu akan saya share sekarang. Penampakannya ni gan :

dsadsa

Ya benar, ternyata daya tumbuhnya memang diatas 80%, terlihat semua hole yang saya isi 4 – 5 benih, semua tumbuh minimal 3 – 4 kecambah. Berhubung tidak  ada tempat yang teduh, tanaman ini saya taruh di dalam kamar dengan 1 jendela yang akhirnya mengakibatkan  arah tanaman mengarah ke satu posisi akibat gerak fototropisme. Secara umum semua tanaman sehat dan semoga dapat terus sehat sampai fase – fase selanjutnya.

Posted in Hobi, Indonesia Berkebun, Pertanian | Tagged , | 15 Comments

Mengenal Daya Tumbuh dan Indeks Vigor

Oleh : Chandra Tama

Benih mempunyai syarat lingkungan yang harus diperhatikan untuk bisa tumbuh menjadi calon tanaman. Mengetahui mutu benih, karakter benih, dan bagaimana memberi perlakuan kepada benih merupakan salah satu syarat yang harus dimiliki oleh petani sebelum menanam, untuk menghindari kegagalan dalam proses awal budidaya.

Proses perkecambahan benih merupakan kompleks dari perubahan-perubahan morfologi, fisiologi dan biokimia. Dan yang menjadi faktor-faktornya ialah : tingkat kemasakan benih, ukuran benih, dormansi, dan penghambat perkecambahan. Benih dapat berkecambah apabila dalam keadaan sehat atau terbebas dari pathogen yang berupa bakteri, virus, kotoran, dan lain – lain. Dengan kata lain benih tersebut dalam kondisi optimum.  Informasi tentang daya kecambah benih itu sendiri yang ditentukan di laboratorium adalah kondisi yang optimum karena keadaan yang suboptimum dapat mengakibatkan turunnya persentase perkecambahan serta lemahnya pertumbuhan selanjutnya. ( Lita Sutopo,1988 ).

Continue reading

Posted in Pertanian, Study | Tagged , , , | Leave a comment

Memahami Arti Perbandingan Pupuk NPK

Oleh : Chandra Tama

Salah satu jenis pupuk majemuk, NPK, mempunyai berbagai variasi tersendiri dalam perbandingannya. Contoh pupuk NPK di pasaran seperti  Mutiara  (16:16:16), Pelangi ( 20:10:10), NPK Kujang (30:6:8), Kuda Laut (15:7:8), dan NPK Phonska dengan perbandingan 15:15:15 merupakan pilihan tersendiri bahan pupuk untuk tanaman kita. Pemilihan perbandingan pupuk bisa berdasarkan jenis tanaman, fase tumbuh, dan penampakan defisiensi pupuk dari tanaman. Kali ini  saya akan membahas mengenai  perbandingan  ini dan bagaimana cara membuat pupuk NPK sendiri dengan pencampuran pupuk seperti Urea, SP36, dan KCL.

Sebagaimana kita tahu bahwa kandungan Nitrogen pada urea sebesar 46%, phospfor pada SP36 sebesar 36%, dan untuk K2o pada KCL sebesar 60%. Misal, untuk contoh kita ambil perbandingan NPK 16:16:16. Bagaimana komposisi unsur hara pada pupuk NPK dengan berat 100 kg dengan perbandingan 16:16:16 serta cara pembuatannya?

Untuk 100 kg NPK dengan perbandingan 16:16:16, artinya terdapat masing masing unsur 16% dalam 100 kg jadi unsur N sebesar 16 kg, P sebesar 16 kg, dan K20 sebesar 16 kg.

Trus bagaimana cara pembuatannya dengan pencampuran urea, sp36, dan KCL dengan perbandingan NPK 16:16:16 ???  cukup mudah kawan. Seperti kita tahu persentase N pada urea 46%, maka perhitungannya (100/46 dikali dengan jumlah N dalam 100 kg (16 kg)) jadi sama dengan 34,78 kg, P dalam SP36 (100/36 dikali 16 kg) sama dengan 44,44 kg, dan K20 dalam KCL (100/60 dikali 16 kg)  sama dengan 26,67 kg.

Jadi untuk membuat 100 kg pupuk NPK dengan perbandingan 16:16:16 membutuhkan atau setara dengan pencampuran urea sebesar 34,78 kg, SP 36 sebesar 44,44 kg dan KCL sebesar 26,67 kg

Cukup mudah bukan? :)
semoga membantu teman – teman dalam memilih pupuk.

 

Posted in Pertanian, Pupuk | Tagged , , | 3 Comments

Minggu Tuk – Tuk @Soloberkebun

166532_400534426663922_960614885_n

Oleh : Chandra Tama

Berawal dari twitter, sebuah komunitas bagi para penggiat  berkebun menarik perhatian saya. Berhubung background saya pertanian, saya sangat tertarik dengan komunitas yang menamakan dirinya “Indonesia Berkebun” ini . Komunitas ini, ternyata sudah berdiri lama, lebih khusus lagi @Idberkebun bertujuan memasyarakatkan urban farming. Mereka telah mempunyai cabang cukup banyak dimasing – masing kota di Indonesia dan rutin memberikan informasi  mengenai dunia urban farming melalui media sosial terutama  twitter.

download

Di tengah nomadennya saya (kadang di Solo, kadang di Jogja), hari ini, akhirnya bisa mengikuti salah satu kegiatan komunitas ini melalui cabang nya yang di Solo @soloberkebun. Sebenarnya sudah cukup lama mengikuti perkembangan aktivitasnya, namun baru bisa sekarang.  Senang juga, saya sebagai orang pertanian, melihat anak – anak muda  (ane ngerasa udah cukup tua di tempat tadi :)) di komunitas ini yang begitu antusias terhadap salah satu sub bidang pertanian ini.

Foto-0180

Kebetulan hari ini ada pembagian benih gratis bawang merah jenis Tuk – Tuk dari Cap Panah Merah yang nantinya  sebagai bahan perlombaan untuk penggiat kebun se Indonesia yang terafiliasi dengan @Idberkebun. Saya pikir cukup cerdas juga cara yang dilakukan untuk menggiatkan dan menstimulus antusias para penggiat berkebun dengan mereka melakukan perlombaan tanam. Untung di komunitasnya dengan benih yang gratis dan untung di PT East West Seed untuk memperkenalkan produk perusahaannnya.

Acara diisi dengan pelatihan serta sesi tanya jawab tentang proses  penanaman sampai panen oleh  bapak Hambali, selaku perwakilan dari PT. East West Seed sebagai pemegang cap Panah Merah. Penilaian berdasarkan foto yang dikirimkan dari 3 fase yaitu persemaian, pindah tanam dan panen dengan waktu penilaian selama kurang lebih 5 bulan. Hadiahnya juga cukup menggiurkan. Untuk juara 1, 2, dan 3 akan mendapatkan gadget (tablet) dan benih sayuran, lumayan kan??

Foto-0179

Sebenarnya saya tidak begitu yakin dengan performa tanaman saya yang akan saya sertakan lomba :) . Ada kemungkinan saya tinggal ke beberapa tempat besok – besok, tapi itu bukan esensinya. Yang terpenting disini menurut saya partisipasi sebagai warga kota untuk memberikan tindakan kecil guna mengkampanyekan urban farming. Mungkin juga dapat menularkan ke  orang lain mengenai pemanfaatan lahan sendiri untuk bertanam tanaman hortikultura di lahan rumah  yang nanti selain faktor estetis, hasilnya juga dapat dinikmati sendiri.

Yuuupp cukup segini dulu ya, Salam BERKEBUN.

Posted in Hobi, Pertanian | Tagged , , , , | Leave a comment

Mekarnya Bunga Wijaya Kusuma Di Malam Hari

Oleh : Chandra Tama

Tadi malam, berhubung insomnia terus kelaperan tengah malem. Udah deh ngeluarin motor, bergegaslah saya ke luar cari makan. Muter  - muter 15 menitan kok kagak nemu  warung yang masih buka, kalopun ada yang buka, eh udah abis stocknya.  Hehe, ternyata  sudah jam 1 an malem. Daripada pulang gak bawa hasil, trus saya putuskan beli mi ramen instant di minimarket buat ganjal perut. :)

Pulang dari situ, ketika mau parkir motor saya melihat  ada sesuatu yang berbeda di teras rumah nenek saya (kebetulan saya nginep di tempat nenek saya malam ini). Ketika saya dekati, yuuuuppp  benar, bunga tanaman Wijaya Kusuma di teras mekar. Langsung saja saya ambil hp buat foto tuh bunga, maklum bunga Wijaya Kusuma tergolong spesial, mereka jarang mekar dan kalo mekar hanya pada malam hari sekitar jam 12an sampai dini hari dengan wangi yang harum dan akan layu atau kuncup di pagi harinya. Bagi yang penasaran, ini gan, ane kasih lihat penampakannnya tadi malem  (maaf ya gambarnya kurang bagus) :)

Foto-0177

Mengenal secara singkat, tanaman Wijaya Kusuma berasal dari Amerika Latin. Nama latinnya Epiphylum Anguliger. Termasuk jenis kaktus, divisi anthophita, bangsa opuntiales dan kelas dicotiledoneae.  Arti nama bunga Wijayakusuma itu sendiri  yaitu bunga kemenangan. Pada jaman Hindu bunga ini dianggap milik Kresna dan dapat menghidupkan orang yang sudah mati. Di Yogyakarta dan Surakarta, sudah lama tanaman ini menjadi bagian dari ritual adat.  Wijaya Kusuma ini selain berfungsi sebagai tanaman hias, daun dan bunganya juga dapat digunakan untuk pengobatan.

Cukup misterius juga ya tanaman ini kok bunganya hanya  mekar pada malam hari dengan bau yang harum yang semakin menambah kesan mistisnya? :) . Berhubung saya tidak begitu percaya dengan mistis. Ya saya mikirnya begini, setiap tanaman kan mempunyai cara  tumbuh masing – masing, baik itu rangsangan yang menyebabkan arah tumbuh tertentu atau dari segi fisiologis tanaman. Untuk Wijaya Kusuma dimungkinkan  perilaku tumbuhannya dipengaruhi oleh rangsangan gelap (Skototropisme). Seperti kita tahu, pada dasarnya reaksi fotosintesis pada tumbuhan terdiri dari 2 fase, yaitu reaksi terang (memerlukan cahaya)  dan reaksi gelap (tidak memerlukan cahaya). Jadi menurut saya apabila dimalam hari bunga Wijaya Kusuma dapat mekar, ya dikarenakan karakteristk fisiologis tanaman Wijaya Kusuma itu sendiri yang  bekerja spesifik dimalam hari (keliatannya  masih belum jawab pertanyaannya ya, hehe).

Menurut mitos, ini bunga kalo mekar menandakan  rejeki yang semakin mendekat. Jadi  semoga saja rejeki saya semakin lancar seiring mekarnya bunga ini, hehe. Kata nenek saya, tanaman Wijaya Kusuma yang di teras ini sudah agak lama bunganya tidak mekar. Berarti cukup beruntunglah saya bisa melihatnya. ;)

 

Posted in Pengetahuan Umum, Uncategorized | Tagged , , | Leave a comment

Sifat dan Cara Kerja Racun Pestisida

Oleh : Chandra Tama

Kembali membahas pestisida, kali ini menjelaskan mengenai cara kerja setiap pestisida dalam hubungannya untuk membasmi hama. Masing – masing pestisida mempunyai cara yang berbeda – beda untuk meracuni sasarannya. Seperti dijelaskan dibawah ini :

- Racun Kontak
Pestisida jenis ini bekerja dengan masuk ke dalam tubuh serangga sasaran lewat kulit (kutikula) dan di transportasikan ke bagian tubuh serangga tempat pestisida aktif bekerja.

- Racun Pernafasan (Fumigan)
Pestisida jenis ini dapat membunuh serangga dengan bekerja lewat sistem pernapasan.

- Racun Lambung
Jenis pestisida yang membunuh serangga sasaran jika termakan serta masuk ke dalam organ pencernaannya.

- Racun Sistemik
Cara kerja seperti ini dapat memiliki oleh insektisida, fungisida dan herbisida. Racun sistemik setelah disemprotkan atau ditebarkan pada bagian tanaman akan terserap ke dalam jaringan tanaman melalui akar atau daun, sehingga dapat membunuh hama yang berada di dalam jaringan tanaman seperti jamur dan bakteri. Pada insektisida sistemik, serangga akan mati setelah memakan atau menghisap cairan tanaman yang telah disemprot.

- Racun Metabolisme
Pestisida ini membunuh serangga dengan mengintervensi proses metabolismenya.

- Racun Protoplasma
Ini akan mengganggu fungsi sel karena protoplasma sel menjadi rusak

Semoga bermanfaat bagi teman – teman.

Posted in Pertanian, Pestisida | Tagged , , | Leave a comment